PMT Gelar Safety Induction Bahaya Blind Spot demi Cegah Kecelakaan Kerja di Terminal Belawan

Berita38 Dilihat

BELAWAN – MetroOneNews.com

PT Prima Multi Terminal (PMT) menggelar kegiatan Ngobras & Safety Induction Bahaya Titik Buta (Blind Spot) di Terminal Belawan sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap risiko kecelakaan kerja di area operasional pelabuhan (31/07/26).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 Juli 2026 tersebut akan berlangsung dalam empat sesi dan diperkirakan diikuti sekitar 360 operator alat, pengemudi kendaraan operasional, serta pekerja lapangan yang terlibat dalam aktivitas bongkar muat di Terminal Belawan. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi bahaya blind spot beserta langkah-langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Dalam operasional pelabuhan, blind spot merupakan area di sekitar kendaraan atau alat berat yang tidak dapat terlihat secara langsung oleh operator. Kondisi ini menjadi salah satu potensi bahaya yang perlu diantisipasi mengingat tingginya mobilitas alat berat, truk, dan pekerja di area terminal.

Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PMT, Harlem Susanto Purba, mengatakan bahwa pemahaman mengenai bahaya blind spot harus dimiliki oleh seluruh pihak yang bekerja di lingkungan pelabuhan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran seluruh operator dan pekerja pelabuhan mengenai pentingnya memahami area blind spot. Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap individu harus memahami risiko yang ada dan menerapkan prosedur keselamatan secara disiplin dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Harlem.

Menurut Harlem, edukasi keselamatan yang dilakukan secara konsisten merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“Kesadaran terhadap keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja. Dengan memahami potensi risiko dan mematuhi prosedur yang berlaku, kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan menjaga operasional pelabuhan tetap berjalan dengan aman,” katanya.

Komitmen tersebut tercermin dari capaian keselamatan kerja PMT di Terminal Belawan yang hingga saat ini mencatatkan nihil kecelakaan kerja (zero accident). Perusahaan berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui penguatan budaya K3, peningkatan kompetensi pekerja, serta pelaksanaan program edukasi keselamatan secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan Ngobras & Safety Induction juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen dan pekerja untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi potensi risiko di lapangan, serta memperkuat kesadaran bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh insan pelabuhan.
(EWS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan