Ratusan Emak-emak Turun ke Lapangan! Warga Klambir Lima Temes Tolak Dugaan Penggarapan Lapangan Bola

Hukum, Kriminal, Medan74 Dilihat

DELI SERDANG — Ratusan emak-emak bersama masyarakat Klambir Lima Temes, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, turun ke lapangan sepak bola Klambir Lima Temes, Minggu (4/10/2026). Mereka menyuarakan penolakan terhadap dugaan penggarapan lahan lapangan yang selama ini digunakan sebagai sarana olahraga masyarakat.

Dalam aksi tersebut, warga meminta agar lapangan sepak bola Klambir Lima Temes tidak dialihfungsikan ataupun dikuasai sepihak. Warga juga menyoroti keberadaan pagar kawat dan tembok batu yang disebut telah dibangun di sekitar area lapangan.

Masyarakat menilai lapangan tersebut memiliki arti penting bagi warga, khususnya generasi muda. Selain menjadi tempat berolahraga, lapangan itu diharapkan tetap menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet sepak bola dari Klambir Lima Temes.

Menurut warga, keberadaan fasilitas olahraga sangat penting untuk memberikan ruang positif bagi anak-anak dan pemuda agar dapat mengembangkan bakat serta mengejar prestasi, baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

Karena itu, warga meminta pemerintah dan pihak-pihak terkait memberikan kejelasan mengenai status serta peruntukan lahan tersebut. Mereka berharap lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga masyarakat dan tidak berubah fungsi untuk kepentingan pihak tertentu.

Ratusan emak-emak dan warga yang hadir menyatakan akan terus memperjuangkan keberadaan lapangan sepak bola tersebut. Mereka berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka, sesuai aturan dan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Lapangan ini untuk masyarakat dan anak-anak kami. Jangan sampai tempat mereka berolahraga dan mengejar prestasi justru hilang,” menjadi aspirasi yang disuarakan warga dalam aksi tersebut.

Warga juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan status lahan dan memberikan solusi yang tidak merugikan masyarakat.

Bagi warga Klambir Lima Temes, mempertahankan lapangan bukan semata soal tempat bermain sepak bola, tetapi juga menjaga ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

(Ib)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan