Antisipasi Karhutla, Tim Mabes TNI Beri Pembekalan dan Sosialisasi Gulbencal di Yonif 828/Bwm Tanah Bumbu

Berita56 Dilihat

TANAH BUMBU – MetroOneNews.com

Guna memantapkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluhan dari Mabes TNI menggelar kegiatan Sosialisasi Pembekalan dan Penanggulangan Bencana (Gulbencal) Karhutla di Markas Komando (Mako) Yonif 828/Bwm, Jl. Kodeco KM 10, Desa Sari Gadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Senin, 7 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Tim Satgas Mabes TNI, yakni Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P. (Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI) dan Kapten Inf Pery Supendi, S.I.P. (Pasipropat Setum Secapaad).

Kedatangan tim disambut hangat oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 828/BWM, Letkol Inf Robertus Asep Kristiawan, beserta Pasi Ops Kodim 1022/Tnb Kapten Inf Sahlan, para Perwira YTP, dan 150 prajurit Bintara dan Tamtama Yonif 828/Bwm.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Robertus Asep Kristiawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas pembekalan yang diberikan serta melaporkan bahwa saat ini pasukan YTP 828/Bwm telah menerjunkan 100 personel perbantuan Gulbencal Karhutla ke Pemda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) beserta dukungan 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (Dankar), Selain itu

“Kami juga menyiagakan satu regu secara bergantian untuk membantu di Puskodal Satgas Karhutla Kabupaten Tanah Bumbu, serta aktif melakukan sosialisasi dampak Karhutla ke masyarakat di wilayah teritorial terbatas dan menggiatkan patroli berkala,” ujar Danyonif.

Sementara itu, Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P. menekankan bahwa penanganan Karhutla merupakan penjabaran dari arahan strategis Presiden RI terkait sinergitas penanggulangan bencana hingga ke tingkat daerah. Sesuai dengan undang-undang, peran TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) salah satunya adalah membantu pemerintah daerah mengatasi bencana alam.

“Kami selaku Tim Mabes TNI melihat kondisi pasukan, pangkalan, dan peralatan pemadam kebakaran di Yonif 828/Bwm sudah sangat memadai untuk menjalankan perintah Komando Atas. Kesiapsiagaan personel, alutsista, dan dukungan operasional lapangan ini adalah bukti nyata TNI hadir untuk memastikan Karhutla tidak meluas,” tegas Kolonel Arh Hany Mahmudhi. Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas instansi, mulai dari aspek sosialisasi, aksi pemadaman, hingga penegakan hukum.

Untuk memastikan keselamatan di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan prosedur pelaksanaan Gulbencal sesuai Standard Operating Procedure (SOP) oleh Kapten Inf Pery Supendi, S.I.P. Materi ini bertujuan agar seluruh operasi pemadaman berjalan efektif sekaligus menekan risiko kerugian personel maupun material (zero accident).

Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi berjalan tertib, aman, dan lancar hingga resmi berakhir pada pukul 12.30 WITA dengan situasi kondusif.

(EWS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan