Perkuat Layanan Logistik, PMT Tambah 2 QCC dan 4 RTG di Terminal Petikemas Domestik Belawan

Berita154 Dilihat

BELAWAN – MetroOneNews.com

PT Prima Multi Terminal (PMT) terus memperkuat kinerja operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan dengan menambah sekaligus meremajakan peralatan bongkar muat.

Langkah tersebut ditandai melalui kegiatan Marking Operational Improvement yang digelar di Gedung Grha Pelindo, Belawan, Rabu (9/9/2026). Upaya ini menjadi bagian dari strategi PMT untuk meningkatkan produktivitas, keandalan operasional, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Penguatan fasilitas operasional tersebut menyusul kedatangan dua Quay Container Crane (QCC) dan empat Rubber Tyred Gantry (RTG) pada 30 Juni 2026.

Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Rudi Susanto, menegaskan bahwa penambahan peralatan bukan sekadar memperkuat fasilitas terminal. Lebih dari itu, keberadaan alat-alat tersebut harus mampu memberikan dampak nyata terhadap efektivitas proses operasional dan pelayanan.

“Dengan hadirnya alat baru dan peremajaan peralatan ini, kami ingin memastikan kegiatan operasional di Terminal Petikemas Domestik Belawan semakin efektif, produktif, dan andal. Yang paling penting, peningkatan fasilitas ini harus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada pengguna jasa,” ujar Rudi.

Menurut Rudi, operational improvement merupakan proses perbaikan berkelanjutan yang mencakup kesiapan peralatan, proses bongkar muat, pengelolaan lapangan penumpukan, hingga peningkatan kompetensi dan keselamatan kerja operator.

Karena itu, PMT tidak hanya berfokus pada penambahan alat, tetapi juga memastikan peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal melalui proses kerja yang lebih efektif.

“Operational improvement bukan hanya soal menambah alat, tetapi bagaimana alat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal melalui proses kerja yang lebih baik. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara peralatan, sistem operasional, dan sumber daya manusia agar produktivitas terminal terus meningkat,” katanya.

Dorong Pelabuhan Belawan Semakin Kompetitif

Kegiatan tersebut turut dihadiri Executive Director Pelindo Regional 1 Jonedi Ramli, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan, perwakilan asosiasi, serta shipping line.

Jonedi Ramli mengapresiasi langkah PMT dalam meningkatkan kesiapan operasional melalui penambahan dan peremajaan peralatan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kualitas operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Belawan.

“Kami tentu mengapresiasi langkah Prima Multi Terminal dalam meningkatkan kesiapan operasional melalui penambahan dan peremajaan alat. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa,” ujar Jonedi.

Ia menekankan, penambahan fasilitas harus berjalan beriringan dengan pengelolaan operasional yang baik. Dengan demikian, manfaat peningkatan fasilitas dapat dirasakan secara maksimal, sekaligus meningkatkan produktivitas, keselamatan, dan kualitas pelayanan.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Dari sisi regulator, Kasi Kepelabuhanan KSOP Utama Belawan Arif Rifai menilai peningkatan operasional terminal harus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan kepelabuhanan.

“Penambahan peralatan tentu menjadi hal positif bagi peningkatan pelayanan di terminal. Namun, peningkatan produktivitas harus tetap dibarengi dengan penerapan keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Arif.

Menurutnya, sinergi antara operator terminal dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan kepelabuhanan.

Operational improvement yang dijalankan PMT mencakup optimalisasi penggunaan peralatan, perbaikan proses kerja, serta peningkatan produktivitas kegiatan bongkar muat. QCC digunakan untuk kegiatan bongkar muat peti kemas dari dan ke kapal, sedangkan RTG berfungsi memindahkan dan menata peti kemas di area lapangan penumpukan.

Penambahan dua QCC dan empat RTG diharapkan semakin memperkuat kesiapan PMT menghadapi kebutuhan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di Terminal Petikemas Domestik Belawan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PMT kepada operator QCC dan RTG. Prosesi tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para operator dan pekerja yang memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional terminal.

Melalui penambahan dan peremajaan peralatan, PMT menegaskan komitmennya untuk menjalankan peningkatan operasional secara berkelanjutan dengan mengedepankan produktivitas, keselamatan, keandalan peralatan, dan kualitas pelayanan.

Upaya tersebut juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong konsistensi layanan dan keandalan operasional guna menjaga kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional.

(EWS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan