TNI Bersih-Bersih Pasar di Madiun, Pedagang Sumringah

Berita74 Dilihat

Madiun – MetroOneNews.com

Puluhan prajurit TNI dari Korem 081/DSJ dan Kodim 0803/Madiun bersama personel kepolisian, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat melakukan bersih-bersih di lingkungan Pasar Joyo dan Pasar Kotak, Kota Madiun, Selasa (8/9/2026).

Aksi ini mendapat sambutan positif dari para pedagang di kedua pasar tersebut. Mereka mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.

“Senang dan bersyukur karena pasar menjadi lebih bersih dan kelihatan rapi,” kata kliwon, salah satu penjual di Pasar Joyo.

Pria yang kesehariannya berjualan makanan dan minuman itu berharap TNI dapat terus hadir dan bekerja sama dengan masyarakat.

Kliwon juga mendoakan agar TNI senantiasa diberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas dan tetap dekat dengan rakyat.

“Semoga TNI ke depannya tetap jaya, senantiasa menyatu dengan rakyat kecil, serta tetap rukun dan kompak,” ujarnya.

Ungkapan senada disampaikan Siti Syamsani, pedagang kelapa parut dan lontong di Pasar Joyo. Perempuan yang telah puluhan tahun berjualan di pasar tersebut mengaku senang melihat lingkungan tempatnya berdagang menjadi lebih bersih.

Menurut dia, pasar yang bersih dan rapi dapat memberikan kenyamanan sekaligus menarik lebih banyak masyarakat untuk berbelanja.

“Kalau pasarnya bersih, semoga membuat yang beli semakin banyak,” kata Siti.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan bahwa aksi bersih-bersih pasar tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan.

“Kegiatan yang kita laksanakan di Pasar Joyo dan Pasar Kotak ini merupakan Gerakan TNI Peduli Sampah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia,” sebutnya dalam keterangan.

Danrem menilai, pasar sebagai pusat aktivitas masyarakat memiliki intensitas kegiatan yang tinggi dan menghasilkan sampah setiap hari. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian serta kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan agar lingkungan pasar tetap nyaman, sehat, dan asri.

Ia pun menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Kolonel Untoro berharap, Gerakan TNI Peduli Sampah tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, setelah kegiatan ini masyarakat semakin peduli dan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Bagi para pedagang, pasar yang bersih tidak hanya membuat lingkungan terlihat rapi. Kebersihan juga menjadi harapan agar pembeli semakin nyaman datang dan aktivitas perekonomian di pasar terus menggeliat.

Dari Pasar Joyo dan Pasar Kotak, semangat gotong royong itu pun kembali digaungkan. TNI hadir bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga ikut merawat lingkungan dan tumbuh bersama masyarakat.

(EWS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan