TNI-Polri Bersama Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan Perhutani di Tiudan

Berita28 Dilihat

Tulungagung – MetroOneNews.com

Kebakaran melanda lahan Perhutani dan lahan milik masyarakat di Dusun Kleponan dan Dusun Siwalan, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Senin (7/9/2026) malam. Gerak cepat aparat gabungan berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke kawasan permukiman warga.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.15 WIB di wilayah Dusun Kleponan. Babinsa Desa Tiudan Koramil 0807/14 Gondang, Serka Sumarji, menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.30 WIB terkait munculnya titik api di kawasan lahan Perhutani.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa bersama Kepala Desa Tiudan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan meminta dukungan Damkar Kabupaten Tulungagung. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk mendukung proses pemadaman.

Upaya penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan tujuh personel TNI, lima personel Polri, lima personel Perhutani, tiga personel Kecamatan Gondang, sekitar 20 warga, serta 15 personel Damkar.

Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur, api di wilayah Dusun Kleponan berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB. Sementara itu, titik api di Dusun Siwalan masih dalam tahap penanganan, dengan kondisi api yang telah mengecil dan terus dilakukan pemadaman serta pemantauan untuk memastikan tidak kembali membesar.

Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian. Tanaman jati di kawasan tersebut juga dilaporkan dalam kondisi aman.

Serka Sumarji mengatakan, respons cepat dilakukan setelah menerima laporan masyarakat untuk mencegah api meluas, terlebih lokasi kebakaran berada di kawasan yang berbatasan dengan area aktivitas warga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait untuk melakukan pemadaman. TNI bersama Damkar, Perhutani dan masyarakat bergerak bersama agar api segera terkendali dan tidak meluas,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut membantu proses pemadaman sekaligus mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada musim kemarau.

“Kerja sama seluruh unsur sangat penting. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.

Penanganan kebakaran tersebut menjadi bukti pentingnya sinergi antara TNI, Polri, Perhutani, pemerintah daerah, Damkar dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta menjaga keamanan lingkungan.

(EWS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan