Medan — MetroOneNews.Com
Aula Kantor Kelurahan Amplas mendadak ramai dan penuh semangat. Ratusan peserta, didominasi anak muda, antusias mengikuti Pelatihan dan Workshop Sablon Kaos yang digelar selama dua hari, senin (25 s/d 26 Mei 2026.)
Kegiatan ini menghadirkan owner MR KAOS, Azhar, yang membongkar langsung rahasia membangun bisnis sablon dari modal kecil hingga mampu menghasilkan keuntungan besar.
Workshop tersebut langsung mencuri perhatian masyarakat karena tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik nyata dunia sablon modern yang kini menjadi peluang usaha menjanjikan di era digital dan industri kreatif.
“Jangan takut memulai usaha. Bisnis sablon itu peluangnya besar, modalnya bisa disesuaikan, dan pasarnya selalu ada,” ujar Azhar disambut antusias peserta.
Dalam pelatihan itu, peserta diajarkan berbagai teknik profesional mulai dari pembuatan afdruk screen, teknik color mixing, separasi warna, hingga teknik cabut warna untuk menghasilkan desain sablon berkualitas tinggi.
Tidak hanya itu, peserta juga diajarkan teknik penggunaan tinta plastisol, discharge, dan water-based pada berbagai jenis kaos cotton yang banyak digunakan di industri clothing dan brand lokal.
Suasana workshop semakin hidup ketika peserta diajak praktik langsung menggunakan rakel dan mencetak desain di atas kaos.
Banyak peserta mengaku baru pertama kali mencoba teknik sablon profesional secara langsung.
Menariknya lagi, Azhar juga membahas strategi membangun usaha sablon dengan modal murah namun tetap mampu menghasilkan keuntungan besar.
Mulai dari cara menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, hingga membangun branding usaha agar dikenal luas.
Materi desain grafis pun menjadi perhatian peserta, terutama pembahasan teknik separasi warna CMYK dan Simulated Process yang biasa dipakai dalam produksi sablon profesional.
Sebagai tokoh pemuda Medan Marelan sekaligus Pengurus Majlis Al Washliyah Sumatera Utara, Azhar berharap pelatihan ini mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran di kalangan generasi muda.
Pelatihan sablon di Kelurahan Amplas ini pun dinilai menjadi langkah positif dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM kreatif baru di Kota Medan.
(EWS)





