Kajati dan Wakajati Sulsel Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik

Uncategorized53 Dilihat

SULAWESI SELATAN, Metro One News – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Muhammad Syarifuddin bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel Prihatin menerima penganugerahan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dari TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Penyematan brevet kehormatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral VI, Laksda TNI Andi Abdul Azis, di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari, Makassar, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan TNI AL (HARKESAL) Tahun 2026.

Penganugerahan tersebut tidak hanya diberikan kepada pimpinan Kejati Sulsel. Sejumlah pejabat dan tokoh di Sulawesi Selatan turut menerima penghargaan serupa, di antaranya Kapolda Sulsel Irjen Pol M. Awal Chairuddin, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Farida Patittingi.

Sebelum prosesi penyematan brevet, Kepala RSAL Jala Ammari, dr. Suhadi, memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan manfaat terapi oksigen hiperbarik. Para penerima brevet juga mendapat kesempatan mengikuti simulasi terapi di dalam chamber hiperbarik selama kurang lebih 30 menit.

Terapi oksigen hiperbarik merupakan salah satu metode pelayanan kesehatan yang menggunakan oksigen bertekanan lebih tinggi daripada tekanan udara normal dalam ruang khusus. Terapi ini memiliki penerapan medis tertentu, termasuk dalam penanganan sejumlah kondisi yang berkaitan dengan penyelaman, sesuai indikasi dan pengawasan tenaga medis.

Bukan Sekadar Penghargaan, Perkuat Sinergi Antarinstansi

Dalam sambutannya, Komandan Kodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Azis menegaskan bahwa penganugerahan brevet kehormatan tersebut bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan bentuk apresiasi TNI AL terhadap dukungan berbagai pihak dalam pengembangan kesehatan penyelaman dan hiperbarik.

“Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi nyata dari TNI AL atas perhatian dan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap pengembangan sektor kesehatan penyelaman dan hiperbarik,” kata Laksda TNI Andi Abdul Azis.

Ia berharap penganugerahan tersebut dapat semakin mempererat hubungan kerja sama dan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, serta berbagai instansi terkait.

Menurutnya, hubungan yang baik antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan pelayanan kesehatan, termasuk bidang kesehatan penyelaman dan hiperbarik.

Penerima Brevet Diharapkan Edukasi Masyarakat

Mengakhiri arahannya, Laksda TNI Andi Abdul Azis menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima brevet kehormatan. Ia juga mengingatkan bahwa penghargaan tersebut membawa tanggung jawab moral bagi para penerimanya.

Para pemegang brevet diharapkan turut berperan dalam mengedukasi dan menyosialisasikan manfaat kesehatan penyelaman serta terapi hiperbarik kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, TNI AL berharap pemahaman masyarakat terhadap layanan kesehatan penyelaman dan hiperbarik semakin meningkat, sekaligus mendorong kolaborasi yang lebih erat antara institusi militer, aparat penegak hukum, pemerintah, dan kalangan akademisi dalam mendukung pelayanan kesehatan.

Penganugerahan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik dalam rangka HARKESAL 2026 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat apresiasi, kerja sama, dan kepedulian bersama terhadap pengembangan bidang kesehatan penyelaman dan hiperbarik di Indonesia. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan