Metro One News, JAKARTA – Karier militer Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali memasuki babak baru. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantiknya sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Sekretaris Militer Presiden Jenderal TNI Wahyu Yudhayana mulanya menyampaikan surat pemberhentian dan pengangkatan terhadap dua tokoh tersebut. Maruli mengemban jabatan Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Maruli sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), jabatan yang diembannya sejak November 2023.
Posisi KSAD selanjutnya dipercayakan kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, yang sebelumnya menjabat Wakil Panglima TNI. Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan susunan pimpinan di jajaran tertinggi TNI.
Rekam Jejak Panjang di Dunia Militer
Nama Maruli Simanjuntak bukan sosok asing dalam lingkaran elite militer Indonesia. Lulusan Akademi Militer tahun 1992 ini memiliki perjalanan karier panjang dengan pengalaman di sejumlah jabatan strategis.
Pengabdiannya dimulai melalui penugasan di lingkungan pasukan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Kariernya kemudian berkembang hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi penting, termasuk Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Panglima Kodam IX/Udayana, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), hingga Kepala Staf Angkatan Darat.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak Maruli dalam menjalankan tugas komando, kepemimpinan, serta pengelolaan organisasi militer di berbagai tingkatan.
Sejak menjabat KSAD pada November 2023, Maruli berada di posisi tertinggi dalam struktur kepemimpinan Angkatan Darat. Kini, penunjukannya sebagai Wakil Panglima TNI membawanya pada tanggung jawab yang lebih luas dalam lingkup organisasi TNI.
Babak Baru Pengabdian
Penunjukan Maruli Simanjuntak menandai kelanjutan perjalanan panjang seorang perwira yang pernah mengemban tugas di pasukan elite, pengamanan presiden, komando kewilayahan, hingga pimpinan tertinggi Angkatan Darat.
Dari Kopassus hingga kursi Wakil Panglima TNI, perjalanan karier Maruli menjadi sorotan seiring kepercayaan baru yang diberikan kepadanya.
Tantangan berikutnya adalah menjalankan tugas secara profesional, memperkuat koordinasi di tubuh TNI, serta mendukung pelaksanaan kebijakan pertahanan negara di bawah kepemimpinan Panglima TNI.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, Maruli kini memasuki fase baru pengabdian di jajaran tertinggi militer Indonesia. (Redaksi)















