Babinsa Koramil 02/Karangmalang Turun ke Sawah, Kawal Panen dan Pantau Harga Gabah Petani

Uncategorized68 Dilihat

SRAGEN, Metro One News – Di tengah harapan petani memperoleh hasil panen yang melimpah, persoalan harga jual gabah masih menjadi perhatian. Hasil panen yang baik belum tentu menjamin keuntungan apabila harga gabah di tingkat petani tidak sesuai dengan harapan.

Menyikapi hal tersebut, Babinsa Koramil 02/Karangmalang turun langsung membantu kegiatan panen padi di wilayah Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Kamis (22/10/2026).

Serka Eko Kristanto, Baur Data Koramil 02/Karangmalang, bersama sejumlah anggota melaksanakan pendampingan pertanian dengan membantu petani memanen padi sekaligus memantau perkembangan harga gabah di tingkat petani.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian, khususnya dalam mendukung kesejahteraan petani yang menjadi salah satu ujung tombak ketahanan pangan nasional.

Bagi petani, perjuangan tidak berakhir ketika padi berhasil dipanen. Mereka masih harus menghadapi tantangan dalam menentukan harga jual gabah yang layak, terlebih setelah mengeluarkan biaya produksi untuk pembelian benih, pupuk, perawatan tanaman, hingga upah tenaga kerja.

Karena itu, pemantauan harga gabah menjadi perhatian penting agar petani memperoleh nilai jual yang sesuai dengan ketentuan pemerintah dan kualitas gabah yang dihasilkan.

Salah seorang petani setempat, Suhar, menyambut baik kehadiran Babinsa yang ikut membantu proses panen sekaligus memberikan perhatian terhadap persoalan harga gabah.

“Alhamdulillah, kula remen lan matur nuwun dhumateng Pak Babinsa ingkang sampun kersa mbiyantu panen wonten sawah. Mugi-mugi regi gabah saged sae lan manut ketentuan pemerintah, amargi petani niku sampun kathah ngetokaken tenaga lan biaya wiwit nandur ngantos panen. Aja nganti wektu panen malah rugi amargi regi gabah mboten cocog,” ujar Suhar.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan petani agar hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan dapat memberikan pendapatan yang layak. Harga gabah yang sesuai dinilai penting untuk menutup biaya produksi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha pertanian pada musim tanam berikutnya.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian juga menjadi bentuk pendampingan dan kedekatan TNI dengan masyarakat. Selain membantu pekerjaan di sawah, pemantauan kondisi pertanian diharapkan dapat menjadi perhatian bersama dalam menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

Dengan adanya pendampingan tersebut, petani berharap hasil panen tidak hanya melimpah secara kuantitas, tetapi juga memberikan keuntungan yang memadai. Sebab, kesejahteraan petani dan kepastian harga jual merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan serta keberlangsungan sektor pertanian di Kabupaten Sragen.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan